Jasa PengembanganE-Government & Layanan Publik

Pengembangan sistem digital custom untuk pemerintah daerah dan instansi publik-berdasarkan kebutuhan, tata kelola, infrastruktur, serta ekosistem aplikasi yang sudah digunakan.

Cocok untuk: Pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, dinas, badan, unit pelayanan, dan lembaga publik.

Portofolio SistemPemerintahan & Layanan Publik

Setiap proyek lahir dari konteks yang berbeda. Inilah contoh bagaimana kebutuhan instansi diterjemahkan menjadi sistem yang digunakan dalam operasional nyata.

CMS Kepri, Web OPD & Ekosistem PPID/e-Monev

Ekosistem pengelolaan informasi publik yang menghubungkan CMS terpusat, website OPD, dokumen DIP, layanan PPID, serta monitoring kesiapan e-Monev.

  • Pengelolaan konten dan dokumen OPD dari sistem terpusat
  • Layanan PPID tersedia pada website masing-masing OPD
  • Monitoring ketersediaan dan bukti informasi publik
  • Integrasi frontend OPD, portal PPID, dan e-Monev
Government CMSPPIDWeb OPDe-MonevIntegration

Queue Calling System Kepulauan Riau

Sistem antrean end-to-end untuk layanan publik yang menghubungkan perangkat fisik dan aplikasi secara real-time.

  • Implementasi di Bintan dan Tanjungpinang
  • Touchscreen kiosk dan display antrean
  • Perangkat pemanggil loket dan dashboard
  • Empat instansi tercatat dalam studi kasus
Public ServiceIoTTouchscreenReal-Time

Sistem Perpustakaan DPK Kepri

Platform layanan perpustakaan terintegrasi untuk pengelolaan katalog, anggota, sirkulasi, pencarian publik, dan pelaporan.

  • Lebih dari 27.000 judul dikelola dalam sistem
  • OPAC dan keanggotaan digital
  • Katalogisasi MARC dan barcode
  • Sirkulasi, administrasi, dan laporan
Library SystemOPACPublic AccessReporting

Cakupan PengembanganE-Government

Modul dipilih sesuai jenis layanan dan proses internal instansi. Implementasi dapat dimulai dari satu kebutuhan prioritas.

Portal Informasi Publik

Publikasi profil, program, berita, agenda, dokumen, dan informasi layanan.

  • CMS dan struktur informasi
  • Publikasi dokumen
  • Pencarian dan kategori
  • Hak akses pengelola

Perizinan & Permohonan

Pengajuan online dengan persyaratan, verifikasi, approval, dan hasil layanan.

  • Formulir dinamis
  • Unggah persyaratan
  • Tracking permohonan
  • Penerbitan hasil

PPID & Informasi Publik

Kelola daftar informasi, permohonan, keberatan, dan bukti pendukung.

  • Daftar informasi publik
  • Permohonan informasi
  • Monitoring kelengkapan
  • Dokumen pendukung

Pengaduan & Ticketing

Terima, klasifikasikan, disposisikan, dan pantau penyelesaian pengaduan.

  • Kategori dan prioritas
  • Disposisi unit
  • Komunikasi tindak lanjut
  • Eskalasi dan riwayat

E-Office & Persuratan

Surat masuk, surat keluar, disposisi, paraf, approval, dan distribusi.

  • Agenda dan penomoran
  • Disposisi bertingkat
  • Template dokumen
  • Pencarian surat

Arsip Digital

Simpan dan temukan dokumen berdasarkan metadata, unit, periode, dan status.

  • Kategori dan metadata
  • Versi dokumen
  • Akses berbasis peran
  • Riwayat penggunaan

Dashboard Monitoring

Ringkasan target, realisasi, status pelayanan, dan pekerjaan lintas unit.

  • Filter dan indikator
  • Rekap per unit
  • Tren pelayanan
  • Ekspor laporan

Sistem Informasi Khusus

Aplikasi sektoral sesuai bidang, proses, data, dan pengguna instansi.

  • Pendidikan dan kesehatan
  • Perpustakaan dan sosial
  • Pariwisata dan aset
  • Program kerja khusus

Bukan Aplikasi Jadi denganScope yang Dipaksakan

Kebutuhan instansi dipetakan terlebih dahulu. Sistem, modul, integrasi, perangkat, dan infrastruktur baru ditentukan setelah proses bisnis serta kondisi lapangan dipahami.

Sistem Mengikuti Kebutuhan Instansi

Solunesia tidak membatasi proyek pada daftar fitur tertentu. Pengembangan dapat berupa portal, aplikasi internal, dashboard, sistem data, mobile app, integrasi, perangkat layanan, atau kombinasi beberapa komponen.

Berangkat dari Proses BisnisSOP, struktur unit, pengguna, kewenangan, dan target layanan menjadi dasar desain.
Terbuka terhadap IntegrasiSistem baru dapat bekerja bersama aplikasi existing dan layanan pemerintah lainnya.
Teknologi Tidak DibatasiWeb, mobile, backend, database, IoT, dan AI dipilih sesuai kebutuhan proyek.
Dokumentasi & PendampinganPengujian, dokumentasi, pelatihan, serah terima, dan support disusun dalam scope.

Siap Mengikuti MekanismePengadaan Instansi

Proses administrasi dan teknis dapat disesuaikan dengan metode pengadaan yang digunakan instansi, ruang lingkup pekerjaan, serta dokumen pemilihan yang berlaku.

Tersedia melalui E-Katalog

Solunesia tersedia melalui e-katalog untuk mendukung proses e-purchasing. Pemilihan item, konfigurasi, dan ruang lingkup mengikuti katalog yang relevan serta kebutuhan instansi.

Tender atau Seleksi

Dukungan penyiapan proposal teknis, metodologi, jadwal, personel, deliverable, dan dokumen kesesuaian berdasarkan KAK serta persyaratan pemilihan.

Pengadaan Langsung

Kebutuhan dapat dipetakan menjadi ruang lingkup, penawaran, jadwal, hasil pekerjaan, dokumentasi, pelatihan, dan ketentuan serah terima yang jelas.

Metode dan tahapan pengadaan tetap mengikuti perencanaan instansi, ketentuan yang berlaku, serta keputusan pejabat pengadaan atau pihak berwenang.

Keamanan, SPBE &Integrasi Pemerintah

Arsitektur dan kontrol teknis disusun sejak awal agar sistem dapat mengikuti kebijakan instansi, kebutuhan audit, serta arah keterpaduan layanan digital pemerintah.

Keamanan Mengacu BSSN

Kontrol keamanan disiapkan untuk memenuhi persyaratan proyek dengan mengacu pada pedoman keamanan SPBE dari BSSN.

  • Manajemen akses dan autentikasi
  • Enkripsi koneksi dan perlindungan API
  • Audit trail, logging, dan monitoring
  • Backup, pemulihan, serta penanganan kerentanan

Selaras dengan Kebutuhan SPBE

Pengembangan mempertimbangkan keterpaduan proses bisnis, data, aplikasi, infrastruktur, layanan, dan keamanan.

  • Pemetaan proses dan kebutuhan pengguna
  • Interoperabilitas serta pertukaran data
  • Dokumentasi arsitektur dan deployment
  • Layanan yang terintegrasi dan berorientasi pengguna

Integrasi Sistem Pusat/Kementerian

Sistem daerah atau instansi dapat dihubungkan dengan layanan pusat sesuai akses, dokumentasi, dan mekanisme yang disediakan.

  • API dan web service
  • Single sign-on dan identitas
  • Pertukaran serta sinkronisasi data
  • Tanda tangan elektronik dan layanan sektoral
Teknologi dan infrastruktur disesuaikanCloud, VPS, data center instansi, on-premise, atau hybrid-mengikuti kebutuhan keamanan, kapasitas, dan kebijakan deployment.
ReactVueFlutterKotlinGolangRustPHPPythonPostgreSQLDockerREST APIWebSocket
Rujukan: Peraturan BSSN No. 4 Tahun 2021 dan Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang SPBE. Audit, penetration testing, atau asesmen pihak ketiga dapat dimasukkan sesuai ruang lingkup proyek.

Tenaga Ahli untuk MendukungProyek Pemerintahan

Selain menangani pengembangan end-to-end, Solunesia menyediakan tenaga ahli untuk memperkuat tim instansi, BUMD, maupun penyedia utama pada tahap analisis, desain, development, integrasi, pengujian, deployment, dan pendampingan.

Berpengalaman di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Tim kami memiliki riwayat sebagai tenaga ahli dalam berbagai proyek pemerintahan, termasuk CMS Kepri, ekosistem PPID/e-Monev, Queue Calling System layanan publik, sistem perpustakaan, dan aplikasi instansi lainnya. Komposisi serta riwayat personel disesuaikan dengan KAK dan kebutuhan proyek.

System & Business Analyst

Pemetaan proses, kebutuhan pengguna, spesifikasi sistem, alur data, dan dokumentasi teknis.

UI/UX Designer

Riset pengguna, arsitektur informasi, prototipe, desain antarmuka, dan design system.

Frontend, Backend & API

Pengembangan aplikasi web, layanan backend, database, API, integrasi, dan optimasi performa.

Mobile & Perangkat

Aplikasi mobile, integrasi kiosk, display, perangkat antrean, IoT, dan komunikasi real-time.

DevOps & Infrastruktur

Deployment, container, server, CI/CD, monitoring, backup, dan penyesuaian lingkungan instansi.

QA, Dokumentasi & Pelatihan

Test scenario, UAT, dokumentasi, transfer knowledge, pelatihan pengguna, dan dukungan go-live.

Tenaga Ahli per PeranPenempatan keahlian tertentu untuk melengkapi tim proyek.
Dedicated Project TeamTim lintas peran yang bekerja berdasarkan target dan deliverable.
Technical AssistancePendampingan teknis, review, integrasi, serah terima, atau handover.

Mulai dari Kebutuhan,Bukan Daftar Modul

Ruang lingkup baru disusun setelah layanan, proses internal, data, pengguna, integrasi, infrastruktur, dan target implementasi dipetakan bersama.

Hasil assessment digunakan untuk menyusun rekomendasi solusi, arsitektur awal, tahapan pekerjaan, estimasi waktu, kebutuhan tim, dan penawaran biaya.

Diskusikan Kebutuhan Instansi

Informasi awal yang membantu assessment

  • Tujuan dan masalah utama
  • Unit serta pengguna sistem
  • Proses atau SOP berjalan
  • Data dan dokumen terkait
  • Aplikasi existing
  • Kebutuhan integrasi pusat
  • Kebijakan server instansi
  • Target waktu implementasi
  • Kebutuhan keamanan
  • Metode pengadaan

Proses PengembanganSistem Pemerintahan

Tahapan dapat disesuaikan dengan mekanisme proyek, dokumen kontrak, kebutuhan koordinasi, dan tata kelola instansi.

01

Assessment Kebutuhan

Pelajari tujuan, proses, pengguna, data, aplikasi existing, infrastruktur, dan persyaratan keamanan.

02

Ruang Lingkup & Arsitektur

Susun solusi, deliverable, integrasi, arsitektur awal, jadwal, kebutuhan tim, dan dokumen teknis.

03

Desain & Development

Kembangkan antarmuka, backend, database, mobile, perangkat, atau komponen lain sesuai scope.

04

Integrasi & Pengujian

Uji fungsi, akses, pertukaran data, performa, keamanan, dan skenario penggunaan bersama instansi.

05

UAT, Pelatihan & Dokumentasi

Lakukan penerimaan pengguna, perbaikan, pelatihan, dokumentasi, dan persiapan serah terima.

06

Go-Live & Pendampingan

Deployment, monitoring penggunaan awal, support, evaluasi, dan pengembangan lanjutan.

Pertanyaan dariInstansi Pemerintah

Jawaban awal mengenai pengadaan, keamanan, SPBE, integrasi, infrastruktur, dan pengembangan sistem custom.

Apakah Solunesia menjual aplikasi pemerintah yang sudah jadi?+

Tidak sebagai pendekatan utama. Solunesia mengembangkan sistem berdasarkan kebutuhan instansi. Komponen yang pernah dikembangkan dapat menjadi referensi atau fondasi teknis, tetapi ruang lingkup, alur, antarmuka, data, dan integrasinya tetap disusun untuk proyek terkait.

Apakah layanan Solunesia tersedia melalui e-katalog?+

Ya. Solunesia tersedia melalui e-katalog untuk mendukung proses e-purchasing. Item yang dipilih dan ruang lingkup implementasinya perlu dicocokkan dengan kebutuhan, produk atau layanan yang tersedia pada katalog, serta proses internal instansi.

Apakah dapat mengikuti tender atau pengadaan langsung?+

Bisa. Tim dapat menyiapkan proposal teknis, metodologi, jadwal, personel, ruang lingkup, deliverable, dan dokumen pendukung berdasarkan KAK atau kebutuhan pengadaan. Metode dan tahapan akhirnya mengikuti ketentuan serta keputusan pihak berwenang.

Apakah aplikasi memenuhi standar keamanan BSSN?+

Sistem dirancang dengan kontrol keamanan yang mengacu pada pedoman BSSN dan persyaratan keamanan instansi. Klaim sertifikasi, hasil audit, atau kelulusan penetration test hanya diberikan apabila proses asesmen tersebut memang termasuk dalam scope dan telah dilaksanakan oleh pihak yang berwenang.

Bagaimana penerapan kebutuhan SPBE dalam proyek?+

Kebutuhan SPBE dipertimbangkan melalui pemetaan proses bisnis, layanan, data, aplikasi, infrastruktur, integrasi, keamanan, dokumentasi, serta tata kelola. Detail implementasinya mengikuti arsitektur dan kebijakan instansi.

Apakah dapat terhubung dengan aplikasi pusat atau kementerian?+

Bisa selama tersedia API, web service, mekanisme pertukaran data, dokumentasi, akun integrasi, dan kewenangan akses. Analisis teknis dilakukan terlebih dahulu karena setiap layanan pusat memiliki persyaratan serta batasan berbeda.

Apakah audit keamanan dan penetration testing tersedia?+

Bisa dimasukkan ke ruang lingkup proyek. Pengujian dapat mencakup pemeriksaan konfigurasi, hak akses, API, kerentanan aplikasi, serta tindak lanjut perbaikan. Jika dibutuhkan penilaian independen, pelaksana dan format laporannya disepakati bersama.

Apakah sistem dapat ditempatkan di server instansi?+

Bisa. Deployment dapat menggunakan data center instansi, server lokal, VPS, cloud, atau konfigurasi hybrid. Pilihan ditentukan berdasarkan kebijakan, kapasitas, keamanan, akses pengelolaan, backup, dan tanggung jawab operasional.

Apakah data dan aplikasi lama dapat diintegrasikan atau dimigrasikan?+

Bisa setelah struktur, kualitas, volume, format, dan akses data diperiksa. Migrasi serta integrasi biasarya melalui pemetaan, pembersihan, percobaan, rekonsiliasi, pengujian, dan persetujuan sebelum digunakan pada produksi.

Dokumen apa yang disiapkan saat serah terima?+

Dokumen dapat mencakup panduan pengguna, administrasi sistem, arsitektur, API, deployment, konfigurasi, database, hasil pengujian, berita acara, dan materi pelatihan sesuai deliverable yang tercantum dalam kontrak.

Bagaimana kepemilikan source code dan data diatur?+

Kepemilikan source code, repositori, database, lisensi komponen, akses server, dokumentasi, serta tanggung jawab maintenance dicantumkan secara jelas dalam ruang lingkup dan perjanjian proyek.

Apakah tersedia maintenance setelah sistem berjalan?+

Ya. Maintenance dapat mencakup monitoring, backup, perbaikan, dukungan pengguna, pembaruan keamanan, penyesuaian integrasi, pengembangan fitur, dan pendampingan operasional sesuai kontrak layanan.

01

Ceritakan Kebutuhan Instansi

Jelaskan tujuan, proses, pengguna, data, aplikasi existing, dan kendala saat ini.

02

Petakan Arsitektur & Pengadaan

Tentukan integrasi, infrastruktur, keamanan, deliverable, dan mekanisme proyek.

03

Susun Tahapan Implementasi

Rencanakan development, pengujian, dokumentasi, pelatihan, dan go-live.