Sistem Antrean &
Integrasi IoT

Queue Calling System yang menghubungkan touchscreen kiosk, display antrean, perangkat pemanggil di loket, dan dashboard manajemen dalam satu alur real-time. Hardware dan software dirancang bersama agar dapat diterapkan pada kebutuhan layanan publik dengan konfigurasi loket dan jenis layanan yang berbeda.

Implementasi Queue Calling System di area layanan publik
Queue Calling System - Kepulauan Riau
Pengguna SistemInstansi Layanan PublikPemerintahan & fasilitas pelayanan masyarakat
ImplementasiBintan & TanjungpinangKepulauan Riau
Tipe SistemIoT Hardware + ApplicationTouchscreen - Display - Counter Device - Dashboard
HighlightReal-Time Queue SyncPerangkat dan layar tersinkron melalui WebSocket

Tentang QCS

QCS dikembangkan untuk kebutuhan antrean di lingkungan layanan publik yang membutuhkan sistem lebih fleksibel daripada mesin antrean proprietary. Setiap implementasi dapat menyesuaikan kategori layanan, jumlah loket, identitas instansi, serta perangkat yang digunakan di lokasi.

Konteks PenggunaanLayanan Publik dengan Banyak LoketDigunakan pada lingkungan dengan beberapa jenis pelayanan, petugas, dan konfigurasi loket yang berbeda.
Pendekatan SistemHardware & Software TerintegrasiPerangkat fisik di lapangan dirancang sebagai bagian dari alur aplikasi, bukan sebagai komponen yang berdiri sendiri.
4Komponen UtamaKiosk - Display - IoT - Dashboard
12+Kategori LayananDapat dikonfigurasi per implementasi
4Instansi ImplementasiTercatat pada studi kasus sumber

Tantangan Operasional

Sistem antrean untuk layanan publik perlu tetap mudah dipahami oleh pengunjung, sederhana bagi petugas, dan cukup fleksibel untuk berbagai konfigurasi instansi. Solusi proprietary yang kaku juga dapat membuat biaya perangkat dan ketergantungan terhadap vendor menjadi lebih besar.

01

Biaya Hardware Proprietary

Sistem komersial dengan perangkat khusus dapat membawa biaya pengadaan dan pemeliharaan yang tinggi untuk kebutuhan pemerintah daerah.

02

Status Antrean Tidak Terlihat Jelas

Tanpa display yang selalu terbarui, pengunjung kesulitan memahami nomor yang sedang dipanggil dan loket yang melayani.

03

Perangkat Sulit Digunakan Ulang

Vendor lock-in dapat membatasi penggunaan monitor, printer, atau perangkat umum ketika konfigurasi sistem berubah.

04

Konfigurasi Tiap Instansi Berbeda

Jumlah loket, jenis pelayanan, tenant, branding, dan kebutuhan pengawasan berbeda di setiap lokasi implementasi.

Solusi yang Dibangun

Solunesia mengembangkan QCS dari lapisan perangkat hingga aplikasi. Touchscreen di area masuk, perangkat pemanggil di setiap loket, display publik, dan dashboard manajemen bekerja pada satu state antrean yang sama agar perubahan dapat terlihat langsung di seluruh titik.

Pendekatan Implementasi

Gunakan perangkat standar, lalu kendalikan pengalaman melalui software.

Perangkat berbasis microcontroller digunakan pada sisi loket dan terhubung dengan workstation petugas. Display dapat menggunakan TV atau monitor standar, sementara komunikasi real-time menjaga perubahan antrean tetap sinkron tanpa membutuhkan perangkat proprietary pada setiap titik.

Prinsip utamaHardware tetap sederhana dan dapat dipelihara, sedangkan aturan antrean dan konfigurasi layanan dikelola melalui sistem.
01

Touchscreen untuk Pengambilan Nomor

Pengunjung memilih kategori layanan dari kiosk dan menerima nomor antrean sesuai layanan yang tersedia.

02

Perangkat IoT di Setiap Loket

Petugas dapat memanggil nomor berikutnya, memanggil ulang, atau kembali ke nomor sebelumnya dari perangkat fisik.

03

Display Publik Real-Time

TV atau monitor menampilkan nomor antrean dan loket aktif berdasarkan perubahan yang diterima secara langsung.

04

Dashboard untuk Pengawasan

Supervisor dapat melihat status loket, membuka atau menutup layanan, serta mengelola konfigurasi operasional.

Perangkat & Integrasi

Empat komponen utama bekerja sebagai satu sistem. Perangkat di sisi pengunjung dan petugas dibangun untuk mengikuti alur operasional yang sama dengan display dan dashboard.

Touchscreen kiosk Queue Calling System
01

Touchscreen Kiosk

Kiosk ditempatkan di area masuk dan menampilkan kategori layanan yang tersedia. Setiap implementasi dapat memiliki lebih dari 12 kategori layanan dan branding tenant yang berbeda.

Jenis layanan dapat dikonfigurasi per lokasi.
Tombol layanan dapat dinonaktifkan ketika layanan ditutup.
Identitas dan logo tenant dapat disesuaikan.
02

Queue Display

Display publik menampilkan hubungan antara nomor antrean dan loket yang sedang melayani. Perubahan dikirim secara real-time dan dapat ditampilkan melalui TV atau monitor yang terhubung.

Mendukung tampilan beberapa loket dalam satu layar.
Riwayat status antrean tetap terlihat untuk membantu orientasi pengunjung.
Dapat menggunakan TV atau monitor HDMI standar.
Display antrean real-time QCS
Perangkat pemanggil antrean berbasis IoT
03

Counter Call Device

Perangkat berbasis microcontroller ditempatkan di meja petugas dan terhubung melalui USB ke workstation. Kontrol fisik dibuat sederhana agar petugas tidak perlu berpindah aplikasi untuk fungsi pemanggilan dasar.

NextPanggil antrean berikutnya
PreviousKembali ke nomor sebelumnya
RecallPanggil ulang nomor aktif

Sinkronisasi Real-Time

Setiap perubahan antrean berjalan melalui state yang sama. Pengambilan nomor, pemanggilan dari loket, dan perubahan pada display tidak diproses sebagai sistem terpisah.

01

Ambil Nomor

Pengunjung memilih layanan melalui touchscreen kiosk.

02

Masuk Queue State

Nomor disimpan sesuai jenis layanan dan status antrean.

03

Dipanggil Petugas

Counter device mengirim aksi dari loket yang aktif.

04

Display Diperbarui

WebSocket meneruskan perubahan ke layar antrean.

ESP32 Microcontroller
Flutter Desktop
Flutter Android
WebSocket
MySQL

Implementasi Lapangan

Konfigurasi QCS disesuaikan dengan kebutuhan instansi. Perbedaan jumlah loket, kategori layanan, tenant, dan karakter pengunjung tidak dipaksa masuk ke satu konfigurasi yang sama.

01

Mall Pelayanan Publik

DPMPTSP Kabupaten Bintan

Implementasi untuk 12 loket dari berbagai tenant layanan seperti Samsat, Imigrasi, Disdukcapil, BPJS, KPP Pratama, Kejaksaan Negeri, dan layanan lainnya.

12 LoketMulti-tenant public service
02

RSUD Kabupaten Bintan

Layanan Rawat Jalan

Sistem antrean digunakan pada area pelayanan pasien untuk membuat alur pemanggilan di loket rawat jalan lebih mudah dipahami oleh pengunjung.

HealthcarePatient queue management
03

Kanwil Kementerian Agama

Provinsi Kepulauan Riau

Mendukung antrean untuk layanan administrasi keagamaan, termasuk proses sertifikasi, pencatatan nikah, dan administrasi haji.

Public ServiceReligious affairs
04

Disdukcapil Kabupaten Bintan

Administrasi Kependudukan

Digunakan untuk layanan KTP, KK, akta kelahiran, dan proses administrasi kependudukan dengan penugasan loket berdasarkan jenis layanan.

Civil ServicesCounter assignment per service

Dampak Implementasi

Integrasi antara perangkat dan aplikasi membuat alur antrean lebih mudah dipantau oleh pengunjung maupun petugas. Sistem juga dapat diterapkan pada beberapa jenis instansi tanpa bergantung pada satu konfigurasi hardware proprietary.

Antrean Lebih Jelas bagi Pengunjung

Nomor aktif dan loket pelayanan dapat dilihat melalui display yang terus diperbarui.

Perangkat Standar Dapat Digunakan

TV, monitor, workstation, dan perangkat berbasis microcontroller dapat dikombinasikan sesuai kebutuhan lokasi.

Konfigurasi Dapat Disesuaikan

Kategori layanan, tenant, branding, dan penugasan loket dapat berbeda pada setiap implementasi.

Hardware & Software Berjalan sebagai Satu Sistem

Aksi dari kiosk dan loket langsung tercermin pada state antrean serta layar publik.

01

Ceritakan Alur Layanan Saat Ini

Mulai dari jumlah layanan, loket, pola antrean, perangkat yang sudah tersedia, dan kendala pengunjung di area tunggu.

02

Petakan Perangkat & Integrasi

Kami membantu menentukan peran kiosk, display, perangkat loket, jaringan lokal, dan dashboard yang benar-benar dibutuhkan.

03

Tentukan Ruang Lingkup

Setelah alur operasional jelas, konfigurasi hardware, software, dan tahapan implementasi dapat disusun lebih terarah.